5 Smartphone Anti Gelap, Yang Sangat Cocok untuk Selfie pada Malam Hari

5 Smartphone Anti Gelap, Yang Sangat Cocok untuk Selfie pada Malam Hari

Masalah klasik yang sering dialami pecinta selfie adalah sulitnya berfoto di malam hari. Dengan minimnya cahaya dan kualitas kamera depan yang biasanya tidak lebih baik dari kamera belakang, kualitas foto selfie cenderung gelap dan terdapat banyak noise.

Kabar baiknya, ternyata ada beberapa smartphone spesial yang sudah dilengkapi dengan kamera depan mantap dan lampu kilat LED. Hasilnya, berfoto selfie di malam hari atau dalam kondisi gelap bukan lagi masalah. Berikut lima smartphone yang jadi idaman pecinta selfie malam hari,


Oppo N1
1. Oppo N1
Smartphone unggulan Oppo ini mempunyai kamera belakang yang bisa dipakai sebagai kamera depan. Bingung? Oppo N1 dibekali dengan kamera putar beresolusi 13MP, sehingga smartphone ini bisa dengan mudah menghasilkan foto selfie berkualitas.

Tidak hanya itu, mengingat lampu kilat LED Oppo N1 juga terpasang dalam satu panel dengan kameranya, Anda bisa melakukan foto selfie sambil diterangi lampu kilat. Lampu kilat tersebut juga bisa dipakai untuk mengurangi intensitas cahaya sekitar jika dipakai selfie dalam ruangan terang.


Acer Liquid E3
2. Acer Liquid E3
Meskipun hanya dilengkapi dengan sensor berkekuatan 2MP, kamera depan Acer Liquid E3 hadir dengan lampu kilat LED. Alhasil, smartphone ini cocok untuk mereka yang menginginkan selfie malam hari dengan budget rendah.

Sementara itu, kamera utama dari Acer Liquid E3 tercatat memiliki resolusi 13MP.


BLU Selfie
3. BLU Selfie
BLU Selfie terkenal sebagai salah satu smartphone selfie top dari China. Tidak mengherankan, sebab smartphone ini dipersenjatai dengan kamera depan 13MP plus lampu kilat LED.

Sayangnya, berbeda dengan kamera belakangnya yang juga berkekuatan 13MP plus lampu kilat LED, kamera depan BLU Selfie tidak memiliki fitur auto-focus. Namun, secara keseluruhan foto selfie yang dihasilkan sudah di atas rata-rata.


Sony Xperia C4
4. Sony Xperia C4
Kiprah Sony di dunia smartphone belum habis, dan salah satu buktinya adalah handset selfie Xperia C4. Smartphone ini hadir dengan kamera depan berfitur lampu kilat LED.

Sensor yang dipakai kamera depan Xperia C4 adalah Exmor R berkekuatan 5MP. Selain anti gelap, kamera tersebut juga bisa menangkap foto selfie yang lebih luas karena mempunyai lensa wide-angle 25mm.

Di bagian belakang, Sony menambahkan kamera dengan sensor Exmor yang lebih top beresolusi 13MP.


HTC Desire Eye
5. HTC Desire Eye
Apabila muncul kontes smartphone selfie malam hari terbaik, mungkin HTC Desire Eye menjadi pemenangnya. Sebab, smartphone ini memiliki kamera depan 13MP berlensa besar (22mm) dengan bukaan f2.2.

Tidak lupa, HTC menyematkan lampu kilat LED ganda di samping kamera depan Desire Eye. Lampu 'Dual-LED' itu membuat hasil berfoto selfie di malam hari menjadi jauh lebih terang.

Sama seperti tiga smartphone sebelumnya, kamera utama HTC Desire Eye memiliki resolusi 13MP.

Anak Berusia 6 Tahun Lulus Ujian Sertifikasi Microsoft Office 2013

Anak Berusia 6 Tahun Lulus Ujian Sertifikasi Microsoft Office 2013

Microsoft mempunyai ujian sertifikasi untuk para pengguna Microsoft Office yang terdiri dari sertifikasi Office 2007, 2010, dan 2013. Yang terbaru, seorang bocah dari Inggris berhasil menaklukkan ujian bergengsi yang bahkan dikategorikan sulit oleh orang dewasa itu.

Humza Shahzad adalah anak 6 tahun yang baru saja memperoleh gelar Microsoft Office Specialist (MOS). Perlu diketahui bila sertifikasi MOS adalah sertifikat internasional untuk validasi kemampuan penggunaan software PC Microsoft Office dan sering dibutuhkan di beberapa jenis pekerjaan.

Yang lebih mencengangkan, bocah 6 tahun itu lulus ujian dengan nilai yang tinggi. Bahkan, Humza juga diklaim sebagai orang termuda yang berhasil lulus ujian sertifikasi Microsoft Office 2013.

Dengan memperoleh sertifikasi bergengsi tersebut, secara otomatis Humza bisa menambahkan gelar MOS di belakang nama lengkapnya. Ini seperti gelar yang diperoleh saat lulus dari perguruan tinggi.

Seperti yang dilansir oleh Ubergizmo (18/05), orang tua Humza telah mengenalkan dunia teknologi sejak Humza masih bayi. Humza sudah memiliki smartphone di usia dua tahun dan laptop sendiri saat masih 3 tahun. Tidak terlalu mengejutkan, sebab orang tua Humza bekerja sebagai konsultan IT dan guru.

Bahaya Gunakan Charger Abal-abal di Perangkat Smartphone

Bahaya Gunakan Charger Abal-abal di Perangkat Smartphone

Mengisi daya baterai dengan charger buatan pihak ketiga atau menggunakan charger miliki merek lain memang memiliki bahaya tersendiri. Salah satu contohnya adalah yang menimpa pengguna iPhone yang masih remaja ini.

Remaja asal Kanada yang masih berusia 16 tahun ini mengalami luka bakar setelah iPhone miliknya meledak kala diisi daya baterainya dengan charger tak ori. Karena ledakan tersebut, sang pemilik terkena luka bakar tingkat tiga di bagian tangan dan kakinya, seperti dilansir Softpedia (18/5).

iPhone Meledak

Tak hanya itu saja, iPhone yang meledak ini juga membakar sebagian tempat tidur dan menimbulkan bekas di dinding kamar remaja tersebut. Selain itu, perangkat iPhone ini sendiri juga tak terselamatkan dan remaja pemiliknya harus membeli smartphone baru hanya karena menggunakan charger buatan pihak ketiga.

Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi pengguna smartphone lainnya untuk menggunakan charger asli untuk menghindari kerusakan pada baterai hingga bisa mengakibatkan meledaknya baterai kala smartphone digunakan atau diisi daya.

Sumber Merdeka

Aplikasi yang Bisa Root Smartphone dengan Sekali Klik Saja

Aplikasi yang Bisa Root Smartphone dengan Sekali Klik Saja

Bagi pengguna smartphone Android, rooting kadang menjadi aktivitas yang rumit dan terkadang berisiko merusak smartphone. Namun dengan aplikasi bernama KingRoot, aktivitas ini bisa dilakukan dengan satu klik saja.

KingRoot merupakan aplikasi buatan China yang sudah tersohor di negara asalnya karena kemudahan proses root smartphone yang ditawarkan. Seperti dilansir PhoneArena (19/5), untuk melakukan rooting pada smartphone Android dengan menggunakan aplikasi ini, cukup mengunduh file. APK dari KingRoot ke smartphone. Jika sudah ter-instal, maka cukup klik menu root dan pengguna bisa mendapat akses total ke sistem smartphone Androidnya.

Terkait prosentase keberhasilan aplikasi ini, pihak pengembangnya menyebutkan untuk smartphone Samsung, aplikasi ini diklaim sudah menjadi ahli rooting di perangkat tersebut. Sedangkan untuk merek lainnya, KingRoot mengklaim keberhasilan proses rooting mencapai 60 persen.

Bagaimana jika proses rooting gagal? Untuk mengatasi masalah ini, pihak KingRoot telah menyediakan aplikasi untuk dekstop PC untuk melakukan proses rooting langkah demi langkah setelah gagal melakukan rooting instan lewat aplikasi smartphone.

Aplikasi ini sendiri bekerja dengan sistem yang berbasis di server cloud dan bakal mencarikan metode rooting terbaik untuk perangkat pengguna. Namun perlu diingat, aplikasi ini hanya memberikan akses total ke pengguna setelah proses rooting selesai tanpa mengubah ROM bawaan dengan custom ROM seperti proses rooting yang umum dilakukan menggunakan aplikasi seperti ODIN dan sebagainya.

Ingin tahu betapa mudahnya melakukan rooting smartphone Android melalui aplikasi KingRoot? Simak video berikut ini.

 

Sumber Merdeka

Microsoft kini Berambisi untuk Membeli BlackBerry, Setelah Sebelumnya Membeli Apple

Microsoft kini Berambisi untuk Membeli BlackBerry, Setelah Sebelumnya Membeli Apple

Setelah sebelumnya beredar kabar jika Apple berminat mengakuisisi BlackBerry, kini Microsoft datang sebagai salah satu penantang untuk memiliki perusahaan asal Kanada ini.

Laporan terbaru dari Betaville telah memberikan bocoran jika setelah langkah akuisisi Nokia, kini Microsoft tengah berusaha untuk melakukan langkah serupa ke BlackBerry. Dilansir Softpedia (18/5), saat ini Microsoft disebut sudah menunjuk dua bank besar yaitu Deutsche Bank dan Goldman Sachs untuk menghitung berapa nilai aset BlackBerry saat ini.

Dalam rencana akuisisi BlackBerry oleh Microsoft ini, disebut kekayaan paten BlackBerry lah yang akan menjadi target utama yang ingin dimiliki Microsoft untuk memperkaya sistem operasi Windows 10 mobile.

Disebut Microsoft telah mempersiapkan dana hingga USD 7 miliar jika nantinya proses akuisisi BlackBerry ini benar-benar berjalan.

10 Smartphone Android dengan Baterai paling Tahan Lama

10 Smartphone Android dengan Baterai paling Tahan Lama

Di Tahun 2015 sudah banyak smartphone kelas atas dirilis ke pasaran. Selain mengusung keunggulan di sektor spesifikasi dan performa. Kini para pabrikan smartphone seperti HTC, LG, Samsung, Xiaomi, dan masih banyak lainnya juga mulai memperhatikan sisi ketahanan baterai yang kini jadi salah satu pertimbangan penting calon beli.

Memang dengan karakteristik smartphone yang dirilis dengan performa mendekati perangkat PC, daya baterai menjadi sebuah kendala. Tak jarang pemilik smartphone kelas atas justru tak bisa jauh dari charger.

Tetapi kendala tersebut bakal tak ditemui di 10 perangkat smartphone ini. Penasaran? Berikut 10 smartphone dengan daya tahan baterai terbaik di pasaran.

Baterai Benchmark

1. Motorola DROID Turbo ( 10 jam 42 menit)
2. Sony Xperia Z3 (9 jam 29 menit)
3. Samsung Galaxy Note 4 (8 jam 43 menit)
4. Xiaomi Mi 4 (8 jam 32 menit)
5. Google Nexus 6 (7 jam 53 menit)
6. Samsung Galaxy S6 (7 jam 14 menit)
7. Huawei P8 (7 jam 12 menit)
8. Apple iPhone 6 Plus (6 jam 32 menit)
9. HTC One M9 (6 jam 25 menit)
10. LG G4 (6 jam 6 menit)

Huawei Luncurkan Lite OS sebuah Sistem Operasi 10Kb untuk iOT

Huawei Luncurkan Lite OS sebuah Sistem Operasi 10Kb untuk iOT

Huawei, perusahaan telekomunikasi ternama dari Tirai Bambu telah melucurkan sistem operasi baru yang sangat efisien dari sisi ukuran file yaitu 10KB yang memang diperuntukkan bagi perangkat yang memiliki daya dan kapasitas penyimpanan minim yaitu Internet Of Things (perangkat terkonteksi internet) seperti mobil, jam tangan sampai sikat gigi termasuk wearable device.

Kemungkinan besar iOT adalah tren ke depan yang akan melibatkan banyak sekali perangkat yang terhubung, diperkirakan mencapai 100 miliar perangkat pada tahun 2025.

Lite OS bukan sistem operasi yang didesain untuk bersaing dengan Android atau iOS, dan memang difokuskan pada dunia iOT saja.

OS ini mendukung berbagai macam perangkat keras, termasuk microcontroller dan prosesor embedded ARM Cortex dan membutuhkan daya sangat kecil saja. Perangkat yang menjalankan Lite OS dapat dikendalikan dari jarak jauh (remote) dan dapat mengumpulkan data, bahkan OS ini dapat diinstall pada perangkat yang sudah menjalankan Android dan dapat terhubung dengan perangkat pihak ketiga.

Sumber Berita Teknologi